Selasa, 24 Mei 2016

Peran Mahasiswa Dalam Mengharumkan Almamaternya


Mahasiswa takut pada Dosen…
Dosen takut pada Dekan…
Dekan takut pada Rektor…
Rektor takut pada Menteri…
Menteri takut pada Presiden…
Presiden takut pada Mahasiswa…

(Taufik Ismail, 1998)

            Penggalan puisi tersebut adalah karya seorang sastrawan ternama di Indonesia yang mengandung makna mendalam dari sejarah panjang perjuangan bangsa ini. Puisi itu merupakan rekam sejarah heroisme mahasiswa Indonesia yang tiada pernah henti memperjuangkan takdir negaranya dengan senantiasa mengawal dan mengevaluasi jalannya pemerintahan. Mahasiswa adalah pemuda yang mempunyai andil besar dalam sejarah dinamika perkembangan bangsa ini. Mahasiswa adalah pemuda yang mempunyai peran sebagai agent of change, social control, iron stock, dan the guardian value dalam ranah berbangsa dan bernegara. Selain itu mahasiswa juga mempunyai peran penting dalam lingkup perguruan tingginya dalam menjaga dan menjunjung tinggi nama baik. Karena mutu sebuah perguruan tinggi tidak hanya ditentukan oleh aspek mutu dosen dan tenaga kependidikan saja, tetapi juga oleh mutu mahasiswa yang menjalani pendidikan di perguruan tersebut.

Mahasiswa? Mahasiswa sangat identic dengan yang namanya Almamater namun taukah anda apa makna dari Almamater tersebut? Saya yakin dan percaya bahwa kita sebagai mahasiswa pasti tau apa makna dari almamater yang selalu kita pakai pada saat mengikuti kegiatan-kegiatan baik diluar maupun didalam kampus.

Dapat kita pahami, bahwa almamater adalah universitas atau jurusan kita sendiri, dimana yang akan merawat dan membimbing kita sebagai mahasiswa, sehingga nantinya akan melahirkan generasi-generasi penerus bangsa yang tangguh berjiwa kritis, ilmiah dan akademis. Almamater juga memberikan peran akademis kepada mahasiswa yang membela perguruan tingginya atau jurusannya dalam hal pekan ilmiah, perlombaan antar institusi, depat public, dan kegiatan akademis lainnya. Oleh karena itu, dari kebanggaan mahasiswa terhadap almamaternya akan menumbuhkan jiwa kekompakkan, nasionalisme, tanggung jawab, serta profesionalisme tinggi.

Dan bagaimana upaya sebaliknya terhadap almamater yang akan kita lakukan agar dapat menjadi kebanggan serta mengharumkan alamamater? Salah satunya kita dapat menjadi mahasiwa yang berprestasi, berprestasi bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga berprestasi untuk almamater.

Impian para mahasiswa dimanapun pasti hanya satu, yakni ingin menjadi orang yang sukses. Bisa diartikan konteks kesuksesan adalah mempunyai pekerjaan yang mapan, mempunyai uang banyak, rumah mewah, dan mempunyai istri yang cantik. Peran dan tanggung jawab mahasiswa tidak hanya sebatas memperkaya pengetahuannya sendiri. Namun lebih dari sekedar itu yakni menjadi pelopor dalam perubahan masyarakat yang lebih baik lagi. Seperti halnya membantu para pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya.

Seperti yang kita ketahui bahwa perkembangan UMKM di Indonesia masih sangat lambat. Melihat kenyataan tersebut sebagai seorang mahasiswa yang baik dan bertanggung jawab, seharusnya kita bergegas melakukan perubahan dalam mengatasi permasalahan tersebut. Dengan begini kita juga dapat memperkenalkan kepada masyarakat almamater kita, dan menjadi suatu kebanggaan bagi almamater kita.

Meskipun kita setiap hari harus bergelut dengan banyak tugas, tapi kita harus masih mampu membagi waktu untuk belajar dan berbagi pengetahuan dengan orang lain. Karena mahasiswa sesungguhnya adalah figure yang paling mempunyai kekuatan untuk melakoni kehidupan berbangsa dan bernegara mendatang. Mahasiswa bisa dianggap sebagai generasi penerus untuk tetap berlangsungnya sebuah negara. Bangsa Indonesia membutuhkan generasi yang hebat yang mempunyai sikap inovatif dan kreatif dikombinasikan dengan sikap disiplin, kritis, dan dinamis, mempunyai vitalis, tak gampang terseret dalam arus modernisasi, bisa bersikap yang semestinya dalam menghadapi kenyataan, mengenal nilai-nilai budaya bangsa, bersedia berkompetisi untuk knowledge based society dan memiliki kepribadian yang pasti. Intinya ialah generasi yang mampu memelihara destiny, manusia berakhlak yang berpegang teguh pada norma mulia dan patuh serta taat beragama.

Dengan demikian potensi yang dimiliki mahasiswa sangat besar dalam mengharumkan almamater perguruan tinggi maupun jurusannya. Mari kita sama-sama menjaga nama baik serta mengharumkan nama almamater kita.
HIDUP MAHASISWA!!!

Pentingnya Kekompakan

             Beberapa waktu terakhir, seluruh sekolah yang ada di Indonesia baik itu SD, SMP, SMA, maupun Perguruan Tinggi, memulai tahun pelajaran baru dan menerima siswa ataupun mahasiwa baru ditempatnya masing-masing. Angkatan-angkatan barupun terbentuk diberbagai tingkatan sekolah, dan angkatan ini terdiri dari berbagai siswa/mahasiwa dengan asal yang beragam.

            Ditingkat universitas tentunya angkatan baru ini lebih banyak dan beragam. Universitas biasanya menerima lebih banyak orang daripada tingkatan sekolah dibawahnya. Terkadang sebuah universitas dapat menerima empat sampai tujuh ribu mahasiswa baru, walaupun ini tetap tergantung pada universitas masing-masing. Dengan jumalah yang banyak tersebut, tentunya tidak mudah membentuk sebuah angkatan yang kompak dan dapat bekerja sama dengan baik, apalagi dengan keadaan yang masih sama-sama baru kenal, tentunya akan menjadi penghalang tersendiri bagi mereka untuk lebih akrab. Seringkali, masih ada beberapa orang yang masih malu-malu untuk mencari teman dan mengajak berkenalan.

            Karena sulitnya membentuk angkatan yang kompak jika dilakukan langsung secara tingkat universitas, maka biasanya akan dipermudah dengan mempererat terlebih dahulu hubungan antar mahasiswa difakultas atau departemen masing-masing. Biasanya, satu departemen berjumlah sekita seratus orang. Ini tentunya akan lebih mudah daripada empat ribu orang sekaligus. Jika telah mendapatkan kemudahan seperti ini, maka membentuk angkatan yang kompak dan solidpun akan menjadi lebih mudah untuk diwujudkan.

            Untuk menjadi angkatan yang solid, tentunya dapat diwujudkan dengan berbagai cara. Biasanya disuatu universitas telah ada senior-senior yang bersedia membantu dengan menyediakan berbagai acara yang bermanfaat guna untuk mewujudkan angkatan yang solid. Biasanya untuk meningkatkan kekompakkan didalam sebuah angkatan, diadakanlah acara perkenalan bisa berupa buku angkatan, pertemuan rutin angkatan, dsb. Bisa juga berupa permainan yang menarik dan menantang seperti footsal angkatan, volley angkatan, Dota se-angkatan, dsb. Memang terlihat sulit untuk dilaksanakan, namun jika tantangan ini berhasil dilaksanakan dengan baik maka akan memberikan kebanggaan tersendiri kepada seluruh anggota angkatan tersebut tentunya dengan konsep yang matang, terukur dan terjadwal.

            Selain acara perkenalan dan permainan, biasanya senior-senior akan memberikan tugas yang juga harus melibatkan semua anggota angkatan. Tugas-tugas seperti ini walaupun sulit, mau tidak mau harus tetap dilaksanakan karena sebenarnya di dalamnya tetap ada tujuan tersendiri. Agar semua anggota dalam angkatan ini dapat melaksanakan tugas-tugasnya dengan baik, maka tentunya dibutuhkan seseorang yang berinisiatif, berani dan bertanggungjawab untuk mengambil peran sebagai seorang ketua. Dalam mewujudkan sebuah angkatan yang solid, peran seorang ketua    sangat diperlukan. Sebuah komunitas besar ataupun kecil tidak akan dapat melaksanakan fugsinya dengan baik jika tidak ada seorang pemimpin yang berdiri di atasnya untuk memberi arahan kepada anggotanya. Maka seluruh anggotapun harus menghargai apa yang telah diamanahkan sebagaiamana yang telah ditugaskan sehingga seluruh hal akan berjalan dengan baik dan lancar.

            Dalam sebuah angkatan, setiap anggota angkatan harus melaksanakan tugas yang dilimpahkan kepadanya dengan baik. Anggota angkatan juga harus aktif mencari atau menyebarkan sebuah informasi yang berguna bagi angkatanya. Jika mendapatkan informasi yang penting bagi angkatannya maka tidak boleh egois harus menyampaikan kepada rekan angkatannya. Bahkan terkadang, anggota angkatan harus rela berkorban, baik waktu dan tenaga untuk anggota-anggota yang lain yang mungkin juga memiliki kemampuan menjadi tidak diperhitungkan dan mungkin ada beberapa orang yang menjadi merasa santai karena merasa telah ada orang dapat diandalkan. Dengan apa yang telah saya bahas di atas, dengan otomatis karakter kita dapat terbentuk dengan sendirinya baik karena pengaruh kawan anggota angkatan atau paksaan bisa juga terdesak.

            Jadi dalam sebuah angkatan adalah media dimana kita dapat membentuk sebuah karakter pribadi yang lebih dewasa dan peka. Biasanya sebuah angkatan jurusan mempunyai jargon dan lambang yang memiliki arti dan menjadikannya suatu sasaran bagi seluruh angkatannya. Menjadikannya sebagai perekat atau kekompakan sebuah angkatan. Pada akhirnya didalam sebuah angkatan juga harus ada rasa saling percaya dan rasa sedia untuk saling berbagi. Setiap anggota yang ada harus berinisiatif dan berusaha memberikan yang terbaik untuk angkatannya karena dalam hidup ini kita tidak dapat selalu mengandalkan orang lain, dan terkadang kita juga harus memulai dari diri kita sendiri.