Selasa, 24 Mei 2016

Pentingnya Kekompakan

             Beberapa waktu terakhir, seluruh sekolah yang ada di Indonesia baik itu SD, SMP, SMA, maupun Perguruan Tinggi, memulai tahun pelajaran baru dan menerima siswa ataupun mahasiwa baru ditempatnya masing-masing. Angkatan-angkatan barupun terbentuk diberbagai tingkatan sekolah, dan angkatan ini terdiri dari berbagai siswa/mahasiwa dengan asal yang beragam.

            Ditingkat universitas tentunya angkatan baru ini lebih banyak dan beragam. Universitas biasanya menerima lebih banyak orang daripada tingkatan sekolah dibawahnya. Terkadang sebuah universitas dapat menerima empat sampai tujuh ribu mahasiswa baru, walaupun ini tetap tergantung pada universitas masing-masing. Dengan jumalah yang banyak tersebut, tentunya tidak mudah membentuk sebuah angkatan yang kompak dan dapat bekerja sama dengan baik, apalagi dengan keadaan yang masih sama-sama baru kenal, tentunya akan menjadi penghalang tersendiri bagi mereka untuk lebih akrab. Seringkali, masih ada beberapa orang yang masih malu-malu untuk mencari teman dan mengajak berkenalan.

            Karena sulitnya membentuk angkatan yang kompak jika dilakukan langsung secara tingkat universitas, maka biasanya akan dipermudah dengan mempererat terlebih dahulu hubungan antar mahasiswa difakultas atau departemen masing-masing. Biasanya, satu departemen berjumlah sekita seratus orang. Ini tentunya akan lebih mudah daripada empat ribu orang sekaligus. Jika telah mendapatkan kemudahan seperti ini, maka membentuk angkatan yang kompak dan solidpun akan menjadi lebih mudah untuk diwujudkan.

            Untuk menjadi angkatan yang solid, tentunya dapat diwujudkan dengan berbagai cara. Biasanya disuatu universitas telah ada senior-senior yang bersedia membantu dengan menyediakan berbagai acara yang bermanfaat guna untuk mewujudkan angkatan yang solid. Biasanya untuk meningkatkan kekompakkan didalam sebuah angkatan, diadakanlah acara perkenalan bisa berupa buku angkatan, pertemuan rutin angkatan, dsb. Bisa juga berupa permainan yang menarik dan menantang seperti footsal angkatan, volley angkatan, Dota se-angkatan, dsb. Memang terlihat sulit untuk dilaksanakan, namun jika tantangan ini berhasil dilaksanakan dengan baik maka akan memberikan kebanggaan tersendiri kepada seluruh anggota angkatan tersebut tentunya dengan konsep yang matang, terukur dan terjadwal.

            Selain acara perkenalan dan permainan, biasanya senior-senior akan memberikan tugas yang juga harus melibatkan semua anggota angkatan. Tugas-tugas seperti ini walaupun sulit, mau tidak mau harus tetap dilaksanakan karena sebenarnya di dalamnya tetap ada tujuan tersendiri. Agar semua anggota dalam angkatan ini dapat melaksanakan tugas-tugasnya dengan baik, maka tentunya dibutuhkan seseorang yang berinisiatif, berani dan bertanggungjawab untuk mengambil peran sebagai seorang ketua. Dalam mewujudkan sebuah angkatan yang solid, peran seorang ketua    sangat diperlukan. Sebuah komunitas besar ataupun kecil tidak akan dapat melaksanakan fugsinya dengan baik jika tidak ada seorang pemimpin yang berdiri di atasnya untuk memberi arahan kepada anggotanya. Maka seluruh anggotapun harus menghargai apa yang telah diamanahkan sebagaiamana yang telah ditugaskan sehingga seluruh hal akan berjalan dengan baik dan lancar.

            Dalam sebuah angkatan, setiap anggota angkatan harus melaksanakan tugas yang dilimpahkan kepadanya dengan baik. Anggota angkatan juga harus aktif mencari atau menyebarkan sebuah informasi yang berguna bagi angkatanya. Jika mendapatkan informasi yang penting bagi angkatannya maka tidak boleh egois harus menyampaikan kepada rekan angkatannya. Bahkan terkadang, anggota angkatan harus rela berkorban, baik waktu dan tenaga untuk anggota-anggota yang lain yang mungkin juga memiliki kemampuan menjadi tidak diperhitungkan dan mungkin ada beberapa orang yang menjadi merasa santai karena merasa telah ada orang dapat diandalkan. Dengan apa yang telah saya bahas di atas, dengan otomatis karakter kita dapat terbentuk dengan sendirinya baik karena pengaruh kawan anggota angkatan atau paksaan bisa juga terdesak.

            Jadi dalam sebuah angkatan adalah media dimana kita dapat membentuk sebuah karakter pribadi yang lebih dewasa dan peka. Biasanya sebuah angkatan jurusan mempunyai jargon dan lambang yang memiliki arti dan menjadikannya suatu sasaran bagi seluruh angkatannya. Menjadikannya sebagai perekat atau kekompakan sebuah angkatan. Pada akhirnya didalam sebuah angkatan juga harus ada rasa saling percaya dan rasa sedia untuk saling berbagi. Setiap anggota yang ada harus berinisiatif dan berusaha memberikan yang terbaik untuk angkatannya karena dalam hidup ini kita tidak dapat selalu mengandalkan orang lain, dan terkadang kita juga harus memulai dari diri kita sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar